Tanpa SDM Memadai, Impelementasi TIK Gagal


Tanpa SDM Memadai, Impelementasi TIK Gagal

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang cepat, menjadikan setiap negara, termasuk Indonesia, harus siap untuk menghadapinya. Sumber daya manusia (SDM) adalah salah satu kunci utama dalam penguasaan teknologi.

“Tanpa dukungan SDM yang memadai, maka seringkali suatu implementasi teknologi informasi menghadapi kegagalan,” demikian tulis akademisi TI, I Made Wiryana, dalam keterangannya kepada detikINET, Senin (8/3/2010).

Menurut dia, peningkatan kualitas SDM di Indonesia tidak saja ditempuh melalui jalur pendidikan ataupun pelatihan, tetapi juga melalui peran komunitas profesi yang ada. “Keberadaan organisasi profesi akan memfasilitasi proses perbaikan kualitas SDM secara berkesinambungan,” tukasnya.

Salah satu organisasi yang terkait dengan bidang TIK di Indonesia adalah Ikatan Profesi Komputer dan Informatika Indonesia (IPKIN). Organisasi nirlaba independen ini beranggotakan para profesional di bidang komputer dan informatika.

Agar tujuan untuk menunjang pembangunan nasional lewat pemanfaatan dan pengembangan TIK di Indonesia bisa tercapai, IPKIN pun melakukan upaya revitalisasi dengan mengubah kepengurusan yang baru untuk periode 2010-2012.

“IPKIN berupaya berperan sebagai wadah komunikasi, konsultasi dan koordinasi antar anggota,” kata Made yang juga anggota bidang program IPKIN.

Organisasi profesi bidang TI ini telah berdiri di Indonesia sejak tahun 1974. Awalnya dibentuk dengan nama Himpunan Pemakai Komputer Indonesia (HPKI) pada 18 April 1974, lalu kemudian pada 30 Juli 1974 dibentuk kepengurusan dan diubah menjadi Ikatan Pengguna Komputer Indonesia (IPKIN).

IPKIN juga telah mengadakan sejumlah kegiatan seperti Konferensi Komputer Nasional, SEARCC Conference, SEARCC Expo, dan beberapa kajian seperti pendidikan komputer di Indonesia, kajian tentang standar kompetensi TI dan pemetaan SDM TI yang telah dipublikasikan.

“Pada tahun 2010 ini diupayakan usaha revitalisasi kegiatan IPKIN yang dimulai dengan pembentukan kepengurusan baru,” ujar Made.

Kepengurusan baru ini merupakan kombinasi berbagai pihak dan diharapkan dapat melaksanakan beberapa program kerja mendatang dari IPKIN.

Berikut adalah nama pengurus baru IPKIN periode 2010-2012 yang disahkan pada acara Serah Terima Pengurus di Auditorium Universitas Gunadarma, Depok, belum lama ini:
Dewan Pembina : Hari Sulistyono, Fritz E Simanuntak Ketua Umum : Eko K Budiardjo Wakil Ketua Umum : Indra Utoyo Sekjen I : ES Margianti Sekjen II : Bambang Gunadi Bendahara : Trini Saptariani Bidang Teknologi : Sammy Pangarepan, Kemal Prihatman Bidang Pembinaan : Zainal Hasibuan, Eri Prasetyo Wibowo Bidang Program : Loly Amalia Abdullah, I Made Wiryana Bidang Pendidikan dan Latihan : Djuharsa M. Djajadihjardja, I Wayan S Wicaksana Bidang Kelompok Minat Khusus : Eko Indrajit, A Benny Mutiara, Benhard Sitohang Bidang Aspek Legal : Muhammad Aulia Adnan Bidang Peran Wanita di ICT : Shita Laksmi, Sylvia Sumarlin Bidang Humas : Donny BU, Rusmanto Maryanto Bidang Kerjasama : Ari Santoso, Soemitro Rustam  

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: