Bendtner Dekatkan Arsenal ke Puncak


Penyerang Arsenal, Nicklas Bendter mencetak gol di masa injury  time yang menentukan kemenangan timnya 2-1 atas Hull City, dalam duel Premier League, Sabtu (13/3/2010). Arsenal pun naik ke posisi kedua dengan 64 poin atau hanya kalah selisih gol dari Chelsea di puncak klasemen.  

Hasil itu begitu melegakan mengingat Arsenal memang mendominasi laga sejak Namun, pressing ketat yang diterapkan Hull membuat Arsenal kesulitan memainkan bola kaki ke kaki untuk melakukan serangan dan menciptakan peluang.

Setelah lima menit gagal menciptakan ancaman, Arsenal menurunkan tempo permainan dan lebih tenang dalam mengatur serangan. Hasilnya, di menit ke-14, Arsenal berhasil unggul berkat Andrei Arshavin.

Menguasai umpan Nicklas Bendtner di luar kotak penalti, Arshavin menggocek bola masuk ke kotak penalti. Ia melewati adangan dua pemain lawan, sebelum akhirnya menyepak bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Boaz Myhill.

Gol itu membuat Arsenal semakin bersemangat melakukan serangan. Di menit ke-21, Arsenal pun nyaris menggandakan keunggulan melalui Thomas Vermalen. Sayang, pengawalan bek Hull menyulitkannya mengeksekusi bola dengan baik.

Di tengah tekanan itu, Hull berhasil melepaskan diri dan melancarkan serangan pada menit ke-27. Kejutan ini memaksa Sol Campbell melanggar Vennegoor of Hesselink di kotak penalti.

Jimmy Bullard yang dipercaya melakukan eksekusi penalti melepaskan  tendangan ke sudut kanan bawah gawang Manuel Almunia. Almunia sudah bergerak ke arah yang benar. Namun, laju bola lebih cepat dari langkahnya.

Gol itu melambungkan kepercayaan diri Hull. Mereka pun mulai mengurangi porsi bertahan dan berusaha mencari celah melakukan serangan. Dalam sejumlah kesempatan, Arsenal berhasil menggagalkan usaha Hull dan cepat membangun serangan. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang terbuang sia-sia.

Menjelang akhir babak pertama, Arsenal mendapat sedikit jalan terang, menyusul kartu kuning kedua yang diterima pemain Hull, Boateng, akibat melanggar Sagna. Sayang, belum sempat memanfaatkan keuntungan, peluit turun minum keburu berbunyi, dengan angka 1-1 tertera di papan skor.

Memasuki babak kedua, Hull sempat menggebrak mengincar gol cepat. Namun, setelah berjuang selama sepuluh menit tanpa hasil, mereka memutuskan bertahan penuh.

Hal itu membuat Arsenal kesulitan mencetak gol. Memang, Arsenal rajin memainkan umpan silang, enam sampai tujuh pemain Hull yang memadati kotak penalti, mampu mementahkan setiap usaha itu.

Salah satu peluang terbaik Arsenal, adalah ketika Nicklas Bendtner berhasil menguasai umpan Theo Walcott di depan gawang Hull pada menit ke-80. Bendtner kemudian mengontrol bola, sebelum melepaskan tembakan, yang bisa diblok Liam Cooper.

Meski gagal, Arsenal terus berusaha melancarkan serangan. Hasilnya, sesaat sebelum peluit berbunyi, Bendtner berhasil membobol gawang Hull. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Denilson yang diblok Myhill, Bendter melesakkan bola ke tengah gawang.

Angka di papan skor pun berubah menjadi 2-1 untuk Arsenal dan bertahan hingga akhir laga.

Sepanjang laga, Arsenal menguasai bola sebesar 69 persen dan melepaskan empat tembakan tepat ke gawang dari 18 kali usaha. Sementara itu, Hull membuat satu peluang emas dari sembilan usaha.(*)

Susunan pemain:
Hull:
Myhill; Zayatte (Cooper  56), Mouyokolo, Dawson, Mendy; Boateng, Bullard, Marney, Fagan; Vannegoor (Garcia 73), Altidore (Kilbane 83)
Arsenal: Almunia; Vermaelen, Campbell, Clichy, Sagna; Diaby, Denilson, Arshavin, Eboue (Walcott 66); Nasri (Eduardo 76); Bendtner

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: