Sepuluh Pemain Inter Terbenam di Catania


Inter Milan menyerah 1-3 kepada Catania, dalam duel Serie-A, di Angelo Massimino, Jumat (12/3/2010). Hasil ini tak lepas dari kecerobohan gelandang Inter, Sulley Muntari, melakukan handsball yang berujung kartu kuning kedua di menit ke-81.

Menimbang reputasi, hasil itu memang di luar perkiraan. Namun, mengacu performa di lapangan, harus diakui, Inter memang kerepotan menghadapi agresivitas dan permainan terbuka Catania. Meski tampil dominan dengan penguasaan bola, Inter juga sering tertekan.

Pada menit pertama saja Inter nyaris kebobolan oleh Martinez. Memanfaatkan umpan Mascara, Martinez menanduk bola, yang masih melenceng dari sasaran.

Martinez kembali mengancam gawang Julio Cesar di menit ke-13. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Ricchiuti yang diblok Julio Cesar, Martinez menembakkan bola ke tengah gawang, yang sayangnya masih bisa diblok Cesar.

Inter belum mampu membuat ancaman serius, ketika di menit ke-38, Ricchiuti berhasil menjangkau umpan Izco dalam di kotak penalti Inter dan menembakkannya ke gawang Inter. Sayang, akibat ketatnya pengawalan Lucio, eksekusi yang dilakukannya kurang sempurna dan melenceng dari sasaran.

Memasuki babak kedua, Inter juga belum berhasil menemukan cara meredam serangan lawan. Beruntung, sebelum musuh membuat ancaman, Inter berhasil merebut bola dan melakukan serangan balik berujung gol dari kaki Diego Milito.  Memanfaatkan umpan Samuel Eto’o, Milito melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti, yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Andujar.

Sayangnya, gol itu tak diikuti oleh perbaikan kualitas permainan. Akibatnya, Inter masih terus tertekan, sampai akhirnya Maxi Lopez berhasil membawa Catania menyamakan kedudukan di menit ke-74. Memanfaatkan umpan Pablo Alvarez, Lopez mengirim bola dari dari tengah kotak penalti, masuk ke sudut kiri bawah gawang Inter.

Gol itu mendongkrak kepercayaan diri Catania. Mereka pun semakin konsisten mengalirkan serangan. Namun, Inter masih mampu mengandaskan serangan Catania sehingga dalam beberapa kesempatan, gawang Julio Cesar bisa lepas dari ancaman.

Dasar bukan rezeki, Inter yang sudah kesulitan bertahan malah mendapat bencana kartu merah plus sanksi penalti, menyusul handsball Muntari terhadap bola tendangan bebas Mascara.

Mascara, yang kemudian dipercaya mengeksekusi penalti, menyepak bola masuk ke sudut kiri gawang Inter.

Gol ini semakin melambungkan moral Catania. Meski tak banyak waktu tersisa, mereka terus saja melancarkan gempuran ke jantung pertahanan Inter.

Kerja keras mereka tidak sia-sia. Memasuki masa injury time, Catania berhasil memperbesar keunggulan menjadi 3-1 berkat gol Andres Martinez. Menguasai bola di kotak penalti, Martinez berhasil mengecoh Lucio, sebelum kemudian meloloskan bola ke gawang Cesar.

Inter tak mampu berbuat banyak menanggapi hal itu. Peluit pun berbunyi panjang dengan angka 3-1 untuk tuan rumah terpampang di papan skor.

Sepanjang pertandingan, Catania menguasai bola sebanyak 44 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 16 usaha. Bandingkan dengan Inter, yang membuat empat tembakan tepat ke gawang dari 18 kali percobaan.

Dengan hasil itu, Inter masih menguasai klasemen dengan 59 poin, atau unggul empat angka dari AC Milan di tempat kedua. Karena Milan baru akan berlaga pada Minggu (14/3/2010), jarak itu mungkin berkurang menjadi satu angka saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: